Berkah HUT Korem 082/CPYJ, Rumah Janda Miskin di Rengel Tuban Direhab

Berkah HUT Korem 082/CPYJ, Rumah Janda Miskin di Rengel Tuban Direhab

TerasJatim.com, Tuban – Peringatan HUT Korem 082/CPYJ yang ke-70, Kodim 0811 Tuban menggelar kegiatan karya bhakti dan bakti sosial di Desa Tambak Rejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban Jatim. Salah satunya berupa renovasi sebuah rumah milik warga yang tidak mampu.

Salah satu warga yang beruntung, yakni Mbah Wiji. Janda miskin 70 tahun yang bekerja sebagai buruh tani di Desa Tambak Rejo Kecamatan Rengel, Tuban itu mendapatkan bantuan renovasi rumah.

Rumah reyot Mbah Wiji yang hanya berukuran 7×6 meter itu dibongkar oleh anggota Kodim 0811 Tuban dan akan direhabilitasi menjadi rumah baru yang layak huni.

Terpilihnya rumah Mbah Wiji menjadi sasaran renovasi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) itu berdasarkan hasil rapat dan koordimasi antara Babinsa dan perangkat desa setempat, yang menyatakan bahwa rumah tersebut layak mendapat bantuan.

“Mbah Wiji adalah janda miskin yang hidup sebatang kara yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Kondisi rumahnya memprihatinkan, dindingnya masih gedhek (anyaman bambu) berlubang dan doyong. Alhamdulillah berkah dalam rangka menyambut HUT Korem ke-70, rumah tersebut akan dibangun menjadi rumah sehat dan layak huni,” terang Babinsa Tambak Rejo, Serka Muwandi, Jumat (06/07).

Muwandi berharap, kegiatan renovasi ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari warga sehingga proses pengerjaannya sesuai dengan rencana. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin, selain tenaga tukang dari para Babinsa, tanpa diminta warga sekitarpun dengan sukarela turut membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Suparam (67), Ketua RW setempat mengaku, dirinya siap mendukung kegiatan ini dengan membagi tugas di tiap-tiap RT. Warga pun diwajibkan untuk meluangkan waktunya untuk membantu anggota TNI yang sedang melakukan kegiatan pembangunan di desanya.

“Memang sepantasnya Mbah Wiji mendapatkan bantuan perbaikan RTLH, karena kodisi rumahnya yang memprihatinkan. Mbah Wiji sendiri sudah tiga kali pindah rumah karena rumah sebelumnya roboh diterjang banjir luapan air Bengawan Solo,” ungkap Suparam. (Ndra/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim