Bea Cukai Blitar Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal dan Barang Bukti Lainnya

Bea Cukai Blitar Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal dan Barang Bukti Lainnya

TerasJatim.com, Blitar – Jelang akhir tahun, Kantor Bea Cukai Pratama Blitar, Jawa Timur, memusnahkan jutaan batang rokok ilegal, Rabu (21/12).

Jutaan batang rokok ini tanpa dilengkapi cukai atau dilengkapi dengan cukai palsu atau cukai bekas, hingga melanggar aturan tentang cukai.

Selain rokok ilegal, bea cukai juga memusnahkan 460 botol minuman keras, tembakau iris 63.000 gram, puluhan HP serta obat-obatan tanpa ijin BPOM.

Bahkan beberapa barang elektronik seperti dvd porno, alat-alat sex toys serta kaos bergambar porno juga ikut dimusnahkan.

“Barang-barang tersebut, merupakan sitaan pihak kami selama satu tahun terakhir. Dari barang-barang yang kita musnahkan, negara mengalami kerugikan hingga 1,7 Milyar rupiah,” papar Nirwala, Kakanwil Bea Cukai II Jatim saat rilis.

Barang-barang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan digilas menggunakan alat berat.

Pihak Bea Cukai juga menghimbau kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati jika membeli barang, baik secara langsung maupun lewat online. Jangan sampai barang yang dibeli justru menyebabkan harus berurusan dengan hukum.

Sementara anggota DPR RI, Eva Sundari yang hadir dalam pemusnahan barang bukti di Kantor Bea Cukai menyatakan, dirinya sangat mendukung pemusnahan barang bukti ini. Karena secara makro, kantor bea cukai dan kantor pajak merupakan garda terdepan untuk merespon tekanan fiskal.

“Kami berharap, agar kinerja dari kedua lembaga (bea cukai dan pajak) bisa maksimal untuk menekan peredaran barang-barang ilegal, khususnya yang datang dari luar negeri yang dapat merugikan negara,” ujarnya.

Data Bea Cukai Blitar menyebutkan, di  Tahun 2016 ini telah memproses barang hasil penindakan dengan sanksi administratif berupa denda, terhadap 9 kasus dengan total nilai 5 milyar rupiah, dan kiniu sudah masuk ke kas Negara. (Aji/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim