Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Anak Seorang Petani di Bojonegoro, Lolos Seleksi Akpol

Anak Seorang Petani di Bojonegoro, Lolos Seleksi Akpol

TerasJatim.com, Bojonegoro – Bangga dan haru terlihat jelas dari raut wajah Suwito (56), warga Desa Sumberejo Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro Jatim, lantaran anak keduanya, Ahmad Farichin Abdu Hafiz, lolos menjadi Taruna Akpol TA 2018.

Pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini sebelumnya tak menyangka jika anaknya bakal lulus dalam seleksi di Akademi Kepolisian. Pasalnya, selama ini ia mendengar isu bahwa jika ingin lolos Akpol harus membayar hingga ratusan juta rupiah.

“Awalnya sempat ragu mengijinkan Riki (panggilan akrab Farichin, Red) untuk mendaftar karena saya tidak punya uang. Ternyata hingga lulus seleksi Akpol sama sekali tidak dipungut biaya,” ungkapnya seraya mengucap syukur Alhamdulillah, Sabtu (05/08).

Awal mendaftar, Riki mendapat dukungan penuh dari kakaknya Farichatul Lailiyah sehingga anak keduanya itupun bersemangat mendaftar di Polres Bojonegoro hingga akhirnya lulus seleksi dan membuktikan bahwa untuk menjadi polisi tidak perlu uang sogok menyogok.

Tak hanya orang tuanya, Saikul Alim, Kades Sumberejo pun turut bahagia atas lolosnya Riki yang notabene berasal dari keluarga petani sederhana tersebut. Saking bangganya, Saikul juga ikut mengantarkan salah satu warganya itu ke Akpol Semarang.

“Selaku Kades tentu sangat bangga dan bahagia mempunyai warga yang lolos di Akpol. Apalagi ia dari keluarga sederhana. Ini pembuktian bahwa untuk menjadi polisi tidak harus punya banyak uang apalagi harus menyogok seperti isu yang sering kita dengar,” ujarnya serius.

Sementara itu, atas lulusnya Riki sebagai Taruna Akpol, Kabag Sumda Polres Bojonegoro Kompol Suprapto  mengaku tidak terlalu kaget. Karena sejak awal, Riki diakuinya memang memiliki kualitas dan prestasi yang cukup baik.

“Dia memang memiliki kualitas, bahkan dalam seleksi di Polda dia peringkat 22,” tutur Suprapto menjelaskan.

Lebih lanjut, Suprapto membeberkan, dalam proses seleksi penerimaan polisi baik di Akpol maupun lainnya, sejauh ini Polri memang mengedepankan transparansi dan berkomitmen untuk menuju Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya.

Sekadar diketahui, Riki alias Ahmad Farichin Abdul Hafiz yang dikenal pendiam dan patuh kepada orang tuanya itu, menempuh pendidikan SD di SDN Sumberejo Trucuk Tahun 2006-2012, kemudian SMPN 2 Bojonegoro Tahun 2012-2015 dan masuk SMU N 1 Bojonegoro Tahun 2015-2018. (Saiq/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim