Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Aksi Mahasiswa Tolak UU MD3 di Jombang, Diwarnai Bentrok dengan Polisi

Aksi Mahasiswa Tolak UU MD3 di Jombang, Diwarnai Bentrok dengan Polisi

TerasJatim.com, Jombang – Sejumlah aktivis mahasiswa di Jombang Jatim, terlibat bentrok dengan aparat kepolisian saat menggelar aksi unjuk rasa menolak UU MD 3 di depan gedung DPRD Jombang, Rabu (21/02).

Aksi yang diikuti oleh gabungan mahasiswa dari PMII dan GMNI tersebut, diawali dengan long march dari perempatan Kebonrojo menuju gedung DPRD setempat.

Menurut koordinator aksi, Syahdan, dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya, menolak Revisi UU No 17 tahun 2014 tentang MD 3 karena bertentangan dengan UUD 1945, mendorong Presiden untuk segera mengeluarkan Perpu serta meminta DPR untuk merevisi UU MD3.

“Disahkanya UU MD3 merupakan bentuk kemunduran bagi demokrasi di Indonesia,” jelas Syahdan dalam orasinya.

Dengan membentangkan poster tuntutan, aksi tersebut awalnya berlangsung damai. Namun lantaran mahasiswa memaksa menerobos masuk ke dalam gedung DPRD Jombang, kericuhan pun tak terhindarkan.

Sejumlah mahasiswa sempat menjadi korban pukulan petugas yang bersenjatakan pentungan. Kondisi ini memaksa sejumlah mahasiswa lari tunggang langgang untuk menyelamatkan diri.

“Saya kena pukul satu kali di bagian kepala mas,” terang Rio, salah seorang aktivis yang mengalami memar di bagian kepala akibat terkena pentungan polisi.

Sementara, melalui pengeras suara, Kasat Sabhara Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto mengimbau kepada seluruh demonstran agar secara tertib dalam menyampaikan aspirasinya.

“Tolong kembali tertib dan jangan terprovokasi agar proses demostrasi ini dapat tersampaikan sepenuhnya,” imbau Rudi. (Mar/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim