Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ada 47 Kejadian Bencana di Pacitan pada 5-7 Maret 2019

Ada 47 Kejadian Bencana di Pacitan pada 5-7 Maret 2019

TerasJatim.com, Pacitan – Akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan Jatim mengalami banjir dan tanah longsor.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, dari 12 kecamatan di Pacitan, 6 kecamatan diantaranya terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Berikut data bencana per 5-7 Maret 2019:

Di Kecamatan Pacitan, wilayah terdampak banjir diantaranya, di Dusun Ngawen, Dusun Blunding Desa Semanten, kemudian Dusun Ngasem, Dusun Suruhan, Dusun Mendole, Desa Sirnoboyo dan Dusun Kiteran Desa Kembang, serta lingkungan Perumnas Barehan Kelurahan Ploso.

Selain merendam rumah warga dan merusak lahan pertanian padi yang siap panen, banjir aliran sungai Grindulu itu juga menggerus badan jalan di Desa Bolosingo.

Di Kecamatan Arjosari, tercatat 11 desa terdampak banjir, diantaranya, Desa Arjosari, Pagutan, Tremas, Mlati, Gembong, Borang, Karangrejo, Karanggede, Mangunharjo, Gegeran dan Kedungbendo.

Sedangkan terdampak tanah longsor yakni, di jalan Arjosari-Nawangan KM 09 Desa Temon, rumah Jemu RT01 RW02 Dusun Drono Desa Temon, rumah milik Sumiati dan suaminya, warga RT01 RW03, Dusun Karanganyar Desa Manungharjo terluka akibat longsor. Sumiati dan suaminya dilaporkan mengalami luka akibat peristiwa tersebut.

Kemudian di Kecamatan Nawangan, tanah longsor menimpa rumah Nur Rohmad, warga RT06 RW01 Dusun Krajan Desa Nawangan. Kemudian longsor menimpa rumah Slamet Harsono, di RT03 RW02 Dusun Krajan Desa Nawangan.

Longsor juga menimpa rumah Sobri, warga RT02 RW02 Dusun Krajan Desa Nawangan serta rumah Supadmi, di RT 03, RW 02 Dusun Krajan Desa Nawangan.

Kemudian rumah terdampak longsor lainnya di Kecamatan Nawangan, yakni rumah Fatoni Oktayuda, warga RT02 RW01 Dusun Krajan Desa Sempu, serta rumah Jumini, warga RT02 RW13 Dusun Sengon Desa Penggung.

Sedangkan di Kecamatan Bandar, longsor menimpa 9 rumah, diantaranya menimpa rumah milik Harjito, warga RT02 RW05 Dusun Jatiroto Desa Tumpuk, rumah Kemin, RT01 RW05 Dusun Jatiroto, Desa Tumpuk, rumah milik Giman di RT01 RW05 Dusun Jatiroto Desa Tumpuk, rumah Sukatman di Dusun Jatiroto Desa Tumpuk, rumah Ismail di RT02 RW09 Dusun Kendal, Desa Tumpuk, dan rumah Lamin RT03 RW08 Dusun Kendal Desa Tumpuk.

Selain itu, kerusakan juga terjadi pada rumah Soman RT03 RW08 Dusun Kendal Desa Tumpuk, rumah Pardi RT03 RW05 Dusun Tratas Desa Bandar,  dan pohon tumbang menimpa rumah Waidi RT01 RW12 Dusun Bendo Desa Tumpuk.

Di Kecamatan Tegalombo, tanah longsor menimpa rumah Setu warga RT15, RW08 Dusun Weru Desa Ploso, tanah longsor di jalan provinsi Pacitan-Ponorogo KM 27 Desa Ngreco.

Tanah longsor juga menimpa rumah Semin, warga RT09 RW08 Dusun Grogol Desa Tahunan. Dalam peristiwa ini, Khoirul Yusuf, anak Semin mengalami luka.

Masih di Kecamatan Tegalombo, akibat banjir jembatan penghubung putus di Dusun Tosari Desa Kemuning,  kemudian jembatan putus juga terjadi di Desa Gedangan. Di kedua jembatan tersebut kerugian material mencapai 1 miliar lebih.

Sementara, di Kecamatan Tulakan, terjadi pohon tumbang menimpa rumah Miswadi di RT03 RW03 Dusun Krajan Desa Jatigunung. Dan di Kecamatan Sudimoro, tanah longsor menimpa rumah Tumiran RT02 RW03 Dusun Klepu Desa Banjarjo.

Dari catatan BPBD Pacitan, sementara terdapat 47 kejadian bencana dengan kategori 3 berat, 22 sedang, 19 ringan serta 3 orang korban luka. (Git/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim