Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

3 Orang Tewas Tertimbun Longsoran Galian C di Sampang Madura

3 Orang Tewas Tertimbun Longsoran Galian C di Sampang Madura

TerasJatim.com, Sampang – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Sampang Madura Jawa Timur, tidak hanya mengakibatkan meluapnya sungai Kemuning yang merendam ribuan rumah warga, namun juga menyebabkan tanah longsor dan mengakibatkan tiga korban jiwa.

Musibah tanah longsor terjadi di area tambang galian C di Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Senin (10/10), sekitar pukul 14.30 WIB.

Akibat kejadian ini tiga orang tewas, masing-masing dua warga Desa Banjar Tabuluh, Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang., yakni Narum (35) sopir dump truk dan H.Maidin (60) pemilik lahan. Sementara korban ketiga yakni Edi, (30) warga Desa Gunung Madah Kecamatan Kota Sampang yang saat itu sedang bekerja mengoperasikan alat berat jenis excavator  atau bego.

3-orang-tewas-tertimbun-longsoran-galian-c-di-sampang-madura

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang Wisnu Hartono, kejadian ini berawal saat ketiga korban sedang bekerja menggali galian C di Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Saat itu kondisi di sekitar lokasi kejadian sedang turun hujan deras. Tanpa mereka sadari terdapat retakan tanah di atasnya yang tiba-tiba ambruk dan longsorannya mengubur ketiga korban dan peralatannya.

Mendapat laporan adanya peristiwa tersebut, sejumlah petugas gabungan dari BPBD, kepolisian dan TNI yang dibantu sejumlah warga setempat segera melakukan upaya pencarian.

Proses evakuasi membutuhkan waktu lama, karena tim gabungan sangat berhati-hati dalam melakukan pencarian, karena korban diketahui tertimbun longsoran bersama alat berat dan dump truk.

Usai ditemukan, jasad ketiga korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sampang untuk dilakukan aotopsi.

Sementara, Kabag Ops Polres Sampang Kompol Syaiful Anam mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki penyebab longsornya tebing tersebut.

Menurutnya, selama penyelidikan masih berlangsung, segala aktifitas penambangan di Desa Banjar Tabuluh untuk sementara dihentikan. (Isk/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim