Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

2 Petinggi PSSI asal Jatim Dibidik Tim Satgas Antimafia Bola

2 Petinggi PSSI asal Jatim Dibidik Tim Satgas Antimafia Bola

TerasJatim.com – IB, salah satu petinggi klub sepak bola di Malang yang juga menjabat sebagai Kepala Staff Ketua Umum PSSI, dan HS, mantan Ketua Pengda PSSI Jatim yang kini manajer salah satu klub sepak bola di Pulau Madura, tengah dibidik tim Satgas Antimafia Bola.

Keduanya dilaporkan oleh manajer Perseba Bangkalan, Imron Abdul Fattah, atas dugaan suap.

Kasus ini terjadi pada tahun 2009 lalu. Kala itu, IB menjabat sebagai Ketua Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) dan ditunjuk menggelar perhelatan Piala Soeratin 2009. Sedangkan HS, saat itu menjabat Ketua Pengda PSSI Jatim.

Memasuki babak 8 besar Piala Soeratin 2009, Imron meminta kepada PSSI melalui BLAI yang diketuai oleh IB untuk menjadi tuan rumah. Imron kemudian menemui HS, dan diminta untuk menyiapkan dana sebesar Rp140 juta.

Menurut pengakuan Imron, uang Rp140 juta itu kemudian diberikan kepada HS sebesar Rp115 juta, dan Rp25 juta kepada IB.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, saat ini tim Satgas Antimafia Bola telah mendapatkan barang bukti, salah satunya bukti transfer pelapor.

“Sudah ada bukti transfer dengan pelapor Imron Abdul Fattah, terlapornya yakni IB dan kawan-kawan,” ujarnya.

Bahkan pada Selasa (15/01/19) kemarin, anggota Satgas Antimafia Bola telah mendatangi kantor Asprov PSSI Jatim di Jalan Ketampon, Surabaya. Mereka meminta data soal Piala Soeratin 2009.

Dedi menegaskan, kasus ini sudah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak terlapor untuk dilakukan pemeriksaan. (Her/Kta/Red/TJ/BolaSport)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim