2 Pemasok Arak Bali di Rogojampi Banyuwangi Diamankan Polisi

2 Pemasok Arak Bali di Rogojampi Banyuwangi Diamankan Polisi

TerasJatim.com, Banyuwangi – Dua pemasok besar arak Bali di wilayah Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, digerebek petugas kepolisian setempat, kemarin.

Sebanyak 850 liter miras berkadar alkohol tinggi berhasil diamankan ke Mapolres Banyuwangi.

Arak yang disita itu berjumlah 37 jerigen berkapasitas masing-masing 35 liter, plus 59 botol arak ukuran kecil dan besar.

Dalam penggerebekan tersebut, juga diamankan pemilik usaha Budiyanto (50), di Dusun Lugonto Desa Rogojampi.

Di tempat ini, terdapat 23 jerigen arak Bali berhasil ditemukan. 13 jerigen ditemukan aparat di dalam rumahnya, sedangkan 10 jerigen lainnya disembunyikan di bawah rerimbunan pohon pisang dekat kandang babi.

Menurut Kasatsabhara Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi, minuman haram ini baru saja diturunkan dari sebuah mobil pick up  L 300 nomer polisi P 9575 YH. Kendaraan itu baru saja memasok minuman serupa ke wilayah Dusun Gelondong Desa Watukebo Kecamatan Rogojampi.

“Arak diangkut langsung dari Bali. Pengintaian kita lakukan sejak Selasa (06/12) malam. Anggota kita sempat menguntit mobil pengangkut miras tersebut. Lantaran takut kita tangkap, kendaraan itu langsung kabur usai menurunkan miras. Namun kendaraan itu berhasil kita amankan meski sopirnya kabur,” beber Basori.

Sehari sebelumnya, sekitar pukul 15.00 WIB, anggota Sabhara Polres Banyuwangi juga menggerebek kediaman Putu Ngurah Adnyano (38), di Dusun Amerthasari, Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi.

Dalam aksi penggerebekan ini, petugas berhasil menemukan 14 jerigen arak Bali. Selain itu petugas juga menyita 29 botol miras hasil industri rumahan dalam bekas air mineral ukuran 600 mililiter dan 30 botol ukuran 1 liter.

“Arak dalam kemasan botol ditemukan di bagian dapur rumah pelaku. Untuk yang 14 jerigen diangkut menggunakan mobil Carry. Proses penangkapan berlangsung saat hujan lebat,” imbuh Basori.

Dua nama ini, lanjut Basori Alwi, merupakan dua bos besar pemasok miras di wilayah Banyuwangi. Pengiriman miras bisa berlangsung dua hari sekali melalui jalur darat. Proses pengangkutan menggunakan truk ekspedisi yang pulang dari Bali. Sekali angkut truk bisa memuat sekitar 80 jerigen.

“Keduanya memiliki jaringan luas sehingga sering mengecoh pengintaian anggota. Tapi kita punya siasat jitu yang akhirnya sukses mengungkap praktek perdagangan miras ilegal yang sangat meresahkan warga Bumi Blambangan,” tukasnya lagi.

Pasca ditangkap kedua pengepul arak Bali ini diamankan di Mapolres Banyuwangi untuk menjalankan pemeriksaan. Keduanya akan di jerat dengan tindak pidana ringan (tipiring). (Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim