Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

199 Desa di Jatim Alami Kekeringan Kritis

199 Desa di Jatim Alami Kekeringan Kritis

TerasJatim.com, Surabaya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mencatat setidaknya terdapat 199 desa yang tersebar di sejumlah kabupaten yang terdampak kekeringan kritis atau tidak ditemukan potensi air sepanjang musim kemarau.

“Sebanyak 199 desa yang terdampak kekeringan kritis ini ada di 23 kabupaten. Di antaranya empat kabupaten di Pulau Madura, Pantai Utara (Pantura), Tapal Kuda, Mataraman dan daerah selatan Jatim,” tutur Kepala BPBD Jatim, Suban Wahyudiono, Jumat, (10/08).

Ia menambahkan selain desa terdampak kekeringan kritis, status kekeringan yang masih ditemukan potensi air melanda 223 desa.

Sesuai keterangan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau diperkirakan akan berlangsung hingga September nanti.

Oleh sebab itu, BPBD bersama instansi lintas sektor, Pemprov Jatim terus mengupayakan pembangunan instalasi penyaluran air bersih di daerah-daerah yang setiap tahun mengalami kekeringan.

“Distribusi air bersih menjadi konsentrasi kami untuk menghadapi kekeringan,” pungkasnya. (Jnr/Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim